Gumpalan Kepekaan
Siang tadi, saat kami sedang bersama dalam sebuah forum, aku mendapati sebuah kejadian unik. Sebenarnya terlihat biasa, namun bagiku ini hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang memiliki tingkat kepekaan kuat untuk sebuh kebaikan, meski hanya sebatas.. Membuang sampah.
*
Aku tengah menghimpun beberapa bekas air mineral yang berjatuhan dilantai. Ku kumpulkan diatas meja lipat dengan tidak beraturan. "Ah, mau dibuang juga kan", pikirku.
Saat aku kembali menengadah di kursiku, seorang perempuan dibelakangku mengatakan
" Mba Anin....", dengan suara lirih namun tegas.
"Iya? Kenapa Wenny?"
"Biar aku aja, Mba, yang buang sampahnya".
Aku tersenyum seraya mengacungkan jempol. Entahlah, tiba-tiba di dalam benakku mengatakan, " Ah, fastabiqul khairat nih!"
*
Bagi mereka yang tidak mempunyai kepekaan hati yang utuh, rasanya melirik pun tidak, atau bahkan justru malah bersyukur. Malah kadang ada yang sama sekali tidak peduli. Ujung-ujungnya panitia atau yang terakhir meninggalkan ruangan yang kena apesnya.
Sebenarnya, aku rugi. 1 pahala kebaikan ku limpahkan ke Wenny. Namun, dengan sigap sebelum Wenny meraih gundukan sampah, aku memasang badan dan menggapai angle sebaik mungkin untuk mengambil gambar ini. Ada kebaikan lain yang bisa ku raih! Menyulap kejadian ini dengan yanh sedang ku lakukan ini. Agar kebaikan Wenny pun serta merta menimbulkan kebaikan yang lain.
Terima kasih Wenny, ada banyak sekali kebaikanmu yang "terselubung" semasa kita dalam satu divisi di @bai_udinus. Tetap timbulkan kebaikan dan kita saling bersinergi untuk mempraktikkan dan membagikannya ya!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar positifmu akan semakin membangkitkan gairah menulisku :)