Aku Kembali

Fasilitas yang Tuhanku berikan sesungguhnya sangatlah lengkap. Buaian kenikmatan yang Ia berikan sungguh menyenangkan nan menyengsarakan. Aku lupa. Ya, aku lupa bahwa senang dan sedihku adalah ujian. Tatkala aku mulai mengingat bahwa ini semua adalah titipan, maka bukankah seharusnya aku menjaga kenikmatan itu sebaik mungkin?

Tunggu sebentar...

Menjaga dari apa? Agar tidak dicuri orang? Agar tidak ditenggelamkan banjir? Atau menjaga dari apa? Dan sebenarnya apa yang dijaga?

HATI. Ya, itu yang paling utama. Dalam tubuhku terdapat segumpal daging yang apabila ianya bersih maka kebajikan lah yang senantiasa menyertai dalam langkah hidupku.
Namun, celakalah bagiku jika segumpal daging itu berisikan noktah-noktah hitam yang semakin menghitam dan menggelapkan. Aku seakan buta dengan kebenaran dan kebathilan turut serta dalam pandangan yang begitu mengasyikkan. Itukah yang aku mau?

...

Aku terlalu egois. Aku menghendaki semua yang aku kehendaki harus terjadi. Berdoa sejadi-jadinya namun saat sudah diberi, lari dan seakan lupa siapa yang memberi.

Atau bahkan, aku terlalu cuek? Tidak menyadari apa yang sedang terjadi. Sulit mendapat pekerjaan, kebutuhan yang semakin menghimpit dan kekosongan hati yang tengah merindu dambaan hati, tak kunjung menghampiri. Aku terlalu cuek, sampai-sampai aku tak menyadari bahwa itu salah satu caraNya menegurku agar aku senantiasa kembali ke fitrahNya. Fitrah menjadi manusia yang tidak akan bisa menjadi apapun tanpaNya. Aku semakin menjauh, namun semakin tak sadar. Semakin menyalahkan keadaan, parah-parahnya menyalahkan orang terdekat. Bukan menjadi apa yang ku mau, malah menjadi semakin kacau. Dan akhirnya aku memutuskan untuk sendiri. Menganggap bahwa tidak ada lagi orang yang peduli.

Bukankah itu yang terjadi? Asaku telah usang dan perangaiku semakin tak karuan.

Ya Tuhan, inikah caraMu menyadarkanku.

Allah, mudah-mudahan ini bukan Ramadhan terakhirku. Aku masih ingin menebus dosa-dosaku. Perpanjang Ramadhanku, Rabb! Ajak aku kembali padaMu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar positifmu akan semakin membangkitkan gairah menulisku :)

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com