Aku dekat denganNya



Hakikatnya manusia ditakdirkan Allah untuk hidup di bumi semata-mata untuk menunaikan tugasnya dalam pencarian amal yang sebanyak-banyaknya untuk menjadi "tiket masuk" ke kehidupan yang sesungguhnya. Akhirat.

Sesekali kita terlena dalam buaian dunia yang membuat kita lupa apa alasan Allah memberikan kita kehidupan.

Kata rasul, yang paling dekat adalah kematian. Tak pernah disangka, dan tak pernah terduga. Bisa datang kapan pun dimana pun dan dalam kondisi apapun.
Modal awal kita adalah kalimat tahlil yang mengiringi kematian kita kelak. Dan apakah itu bisa direncanakan? "Besok aku kalau mau meninggal mau ngucapi lailahaillah ah!" Sayang, sesungguhnya itu akan terucap bagi pribadi yang memiliki akhlak dan keyakinan yang baik terhadap TuhanNya selama ia hidup.

Andai kita bisa bertanya pada Allah, sudah termasuk golongan anak sholeh/ah kah kita? Sehingga kita tak perlu khawatir terhadap nasib kita kelak saat Kau memanggilku. Sayangnya itu tak bisa, dan memaksa kita untuk selalu memberikan yang terbaik serta amal yang banyak.

Ya Allah, sungguh kami tak bisa melakukan apapun selain kehendakMu.
Wallahualam Bishawab.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar positifmu akan semakin membangkitkan gairah menulisku :)

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com